www.duniasastra.com
Bila saatnya nanti waktu kan berubah , musim kan berganti ; yang ada menjadi
tiada.
Namun 'kan ada satu yang tak pernah berubah : "Keabadian Cinta".
Nilai Cinta sejati , takkan pernah sebanding dengan permata sebesar gunung,
begitu juga halnya bening kesetiaan; takkan pernah sebanding dengan bening
kilau permata.
Betapa rapuhnya Cinta yang didapat dari pasar pelelangan,
Cinta seperti ini kelak lahirkan senyum kepalsuan, peluk kemunafikan; dan
kasih-sayang hampa.
Lebih baik aku meminum racun hatiku sendiri,
daripada mendapatkan Cinta seperti itu.
Cinta harus dibeli dengan kekayaan yang lebih tinggi nilainya dari sekedar
harta dunia,
Akan kupersembahkan pada kekasihku gerabah ketulusan jiwa,
Laksana bunga-bunga ,
kurangkai dan kurawat dirinya dengan jemari keikhlasan hati .
Kusiram dan kuhidupi ia ,
dengan air kehidupan; dan juga nafas hidupku.
Hartono Beny
Hidayat 2001